English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Transformers

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Transformers Wallpaper

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Alice Return

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Best Games

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Apa Itu Taekwondo???


Taekwondo (juga dieja Tae Kwon Do, Taekwon-Do) adalah olahraga bela diri asal Korea yang juga populer di Indonesia, olah raga ini juga merupakan olahraga nasional Korea. Ini adalah seni bela diri yang paling banyak dimainkan di dunia[rujukan?] dan juga dipertandingkan di Olimpiade. Taekwondo di Indonesia semakin populer sejak dipromosikan secara besar-besaran oleh Saseong Nim Daxon Joetandi (Dan VII Kukkiwon), seorang bankir profesional yang terkenal sebagai pemegang sabuk hitam termuda di Indonesia sejak berumur 7 tahun.

Dalam bahasa Korea, hanja untuk Tae berarti "menendang atau menghancurkan dengan kaki"; Kwon berarti "tinju"; dan Do berarti "jalan" atau "seni". Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai "seni tangan dan kaki" atau "jalan" atau "cara kaki dan kepalan". Popularitas taekwondo telah menyebabkan seni ini berkembang dalam berbagai bentuk. Seperti banyak seni bela diri lainnya, taekwondo adalah gabungan dari teknik perkelahian, bela diri, olahraga, olah tubuh, hiburan, dan filsafat.

Meskipun ada banyak perbedaan doktriner dan teknik di antara berbagai organisasi taekwondo, seni ini pada umumnya menekankan tendangan yang dilakukan dari suatu sikap bergerak, dengan menggunakan daya jangkau dan kekuatan kaki yang lebih besar untuk melumpuhlan lawan dari kejauhan. Dalam suatu pertandingan, tendangan berputar, 45 derajat, depan, kapak dan samping adalah yang paling banyak dipergunakan; tendangan yang dilakukan mencakup tendangan melompat, berputar, skip dan menjatuhkan, seringkali dalam bentuk kombinasi beberapa tendangan. Latihan taekwondo juga mencakup suatu sistem yang menyeluruh dari pukulan dan pertahanan dengan tangan, tetapi pada umumnya tidak menekankan grappling (pergulatan).
Tiga materi dalam latihan

   1. Poomsae atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.
   2. Kyukpa atau teknik pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan lain-lain. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan.
   3. Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan diri.

 Filosofi sabuk pada Tae Kwon Do

    * Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1
    * Kuning melambangkan bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.
    * Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.
    * Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu.
    * Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.
    * Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta.


 Terminologi Tae Kwon Do

   1. Sabeum = Instruktur
   2. Sabeum Nim = Instruktur Kepala
   3. Seonbae = Senior
   4. Hubae = Junior
   5. Tae Kwon Do Junshin = Prinsip Ajaran Tae Kwon Do
   6. Muknyeom = Meditasi
   7. Dobok = Seragam Tae Kwon Do
   8. Ti = Sabuk Latihan
   9. Oen = Kiri
  10. Oreon = Kanan
  11. Joonbi = Siap
  12. Sijak = Mulai (Tanpa Komando(biasa dilakukan di poomse))
  13. Kalryeo = Stop
  14. Keysok = Lanjutkan
  15. Keuman = Selesai
  16. A Nee = Tidak
  17. Yee = Ya
  18. Eolgol = Sasaran atas
  19. Moumtong = Sasaran tengah
  20. Arae = Sasaran bawah
  21. Kyungrye = hormat
  22. chariot = mempersiapkan diri
  23. nici= sekian
  24. belci ki manisi = tempat istirahat
  25. menicip = pengawas taekwondo
  26. dobeon = dua kali
  27. sambeon = tiga kali
  28. illjang = satu
  29. yeejang = dua
  30. samjang = tiga
  31. sahjang = empat
  32. ohjang = lima
  33. yukjang = enam
  34. chiljang = tujuh
  35. paljang = delapan

Pukulan, Tendangan, dan Tangkisan
 Pukulan

    * Yeop Jireugi = Pukulan Samping
    * Chi Jireugi = Pukulan Dari Bawah Keatas
    * Dolryeo Jireugi = Pukulan Mengait
    * Pyojeok Jireugi = Pukulan Dengan Sasaran
    * momtong jireugi = pukulan mengarah ke tengah (pukulan mengarah ke ulu hati)
    * are jireugi = pukulan ke bawah
    * oreon jireugi = pukulan dengan tangan kanan yang dilakukan sambil menendang (ap chagi)
    * Eolgol jireugi = pukulan ke atas (pukulan mengarah ke kepala)
    * hengek = menunduk
    * ap chumbi = siap
    * tumbuh jireugi = tumbuh noh

 Tendangan

    * Ap Chagi = Tendangan depan
    * Dollyo Chagi = Tendangan dari arah samping
    * Yeop Chagi = Tendangan samping menggunakan pisau kaki
    * Dwi Chagi = Tendangan belakang
    * Twieo Dwi Chagi = Tendangan belakang yang dilakukan sambil melompat
    * Twieo Yeop Chagi = Tendangan samping yang dilakukan sambil melompat
    * Goley chagi = Tendangan ganda
    * Sip Chagi An Chagi = Tendangan yang dilakukan sambil melompat dan tangkisan aremaki
    * Penriyti Chagi = Tendangan keliling.
    * Dwi Hurigi = Tendangan berputar melalui belakang.
    * Del'o chigi = Tendangan mencangkul ke arah kepala menggunakan tumit
    * Aidan dollyo chagi = Tendangan ke arah perut menggunakan kaki depan

 Tangkisan

    * Aremagi = Tangkisan ke arah bawah untuk menangkis tendangan
    * Eolgol Ceceumaki = Tangkisan ke arah kepala
    * Bakat Momtong Bakat Magi = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.
    * Bakat Momtong An Magi = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
    * An Magi = tangkisan dari arah luar.
    * Bina Magi an magi = tangkisan yang dimulai dari lengan bawah dan saat masuk ke dalam harus melalui lengan atas.
    * An palmok montong bakat magi = tangkisan ke arah lengan bawah

Cara Berlari Dengan Baik Dan Benar


Lari lari dan lari dengan benar (besar) 1
Ya, lari merupakan olahraga yang sangat murah dan mudah dilakukan. Yang Anda butuhkan hanyalah menemukan lintasan berupa jalanan yang panjang atau sebuah lapangan yang luas untuk melakukannya. Aktivitas ini biasanya terlihat di hari sabtu pagi atau minggu pagi. Seperti halnya di beberapa kota di Indonesia yang telah menerapkan program Car Free Day yang artinya hari bebas kendaraan, biasanya ruas jalan tertentu di tutup khusus untuk aktivitas olahraga ataupun sekedar bersantai.

Lari memang sangat mudah, tetapi Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal sebelum maupun saat melakukannya. Berikut ini adalah 7 tips untuk mendapatkan hasil optimal dari olahraga lari:


Tip 1: Perhatikan Sikap Tubuh
Sikap bentuk tubuh yang benar saat berlari membuat Anda terhindar dari cedera dan membuat langkah Anda lebih efisien, antara lain:
  • Jangan berlari dengan posisi tubuh tegak

  • Saat berlari, tubuh Anda harus condong ke arah depan.

  • Jangan mendaratkan dengan tumit, tapi melangkah dengan telapak kaki.

Tip 2: Lakukan Pengujian Untuk Menemukan Sepatu Yang Ideal
Tinggi lengkungan kaki Anda tidak berpengaruh pada banyaknya langkah saat berlari. Pilihlah sepatu yang cocok dengan bentuk kaki Anda, lakukan beberapa pengujian untuk mendapatkan sepatu ideal. Hal ini akan membantu kenyamanan Anda saat berlari
Tip 3: Kombinasikan Latihan
Variasi dan kombinasi latihan lari sangat direkomendasikan untuk mengoptimalkan hasil latihan. Cobalah berlari dengan interval waktu dan kecepatan tertentu, contohnya:
  • Berlari cepat selama 5 menit, kemudian berlari lebih lambat.

  • Berlari lambat, kemudian percepat secara perlahan, dan lakukan sprint.

Tip 4: Berlari Off-Road
Berlari di lingkungan yang masih alami merupakan hal yang menyenangkan. Mungkin Anda akan mencoba berlari di jalur yang lebih menantang seperti pematang sawah, ladang, atau perbukitan daripada jalan raya atau lapangan. Tetapi, pastikan sepatu yang Anda gunakan memiliki alas yang dapat mencengkram atau melekat kuat pada landasan lari. Gunakan sepatu yang dibuat khusus untuk berlari di lingkungan yang sulit. Lakukan latihan lari seperti ini pada saat hari masih terang.

Tip 5: Tampilkan Diri Anda
Jika Anda berlari pada malam hari, maka wajib menggunakan pakaian reflektor yang memantulkan cahaya. Hal ini sangat perlu diperhatikan mengingat kondisi jalan yang malam hari lebih rawan. Anda bisa melihat lalu lalang kendaraan tetapi para pengemudi belum tentu dapat melihat Anda jika hanya menggunakan pakaian biasa. Yang terpenting adalah Anda harus melawan arah kendaraan saat berlari dan pastikan Anda berada di trotoar atau sisi jalan yang aman.

Tip 6: Tetap Kering
Saat berlari, kaki Anda akan berkeringat dan membuat sepatu basah. Sepatu yang basah akan kehilangan kemampuan untuk menahan kaki Anda, karena kondisi tersebut akan membuat sepatu mengendur. Jika Anda berlari setiap hari, maka Anda harus memiliki sepatu lari cadangan. Setelah berlari, keringkan sepatu yang Anda gunakan, dan gunakan sepatu cadangan untuk hari berikutnya.

Tip 7: Perhatikan Kondisi Sepatu
Jika sepatu Anda memiliki kerusakan pada beberapa bagian, seperti bantalan sepatu yang sudah terkikis dan permukaan yang bolong, maka ini saat yang tepat untuk membeli sepatu baru. Sekarang coba periksa sepatu Anda, apakah masih cukup baik untuk digunakan?

Tips Tambahan:
Dalam satu menit berlari, seseorang mampu mencapai 180 langkah. Mungkin akan terlihat aneh, tetapi Anda akan mendapatkan manfaat yang besar. Periksa irama waktu Anda dengan jam selama pemanasan untuk menghitung langkah. Hitung setiap langkah selama 10 detik. 180 langkah per menit setara dengan 30 langkah setiap 10 detiknya. Jika langkah Anda kurang dari 180, berarti ada yang salah dengan ritme langkah Anda, mungkin langkah terlalu panjang dan gerakan Anda terlalu lambat. Langkah yang terlalu panjang menyebabkan hentakan pada kaki yang bisa menimbulkan cedera pada kaki.Maka persingkat langkah Anda agar latihan lari Anda lebih aman dan optimal. Rasakan setiap langkah Anda, atur ritmenya dengan baik. Selamat berlari!

Popular Posts

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites